Sumpah Pemuda, Surat Terbuka untuk Presiden Joko Widodo

 Nasional

ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB,

SALAM SEJAHTERA UNTUK PUTRA BANGSA YANG SAYA BANGGAKAN BAPAK IR.H.JOKO WIDODO.

PRESIDEN yang saya hormati juga yang saya banggakan…

NKRI telah melalui perjalanan panjang 73 tahun kemerdekaan, artinya telah terbebas dari segala bentuk penjajahan kolonial,namun apakah kita semua sadari bahwa dalam NKRI yang telah merdeka ini, masih ada sekumpulan anak bangsa yang berada di wilayah timur negeri ini yang belum benar- benar menikmati kemerdekaan sesungguhnya.

Ijinkan saya memberitahu kepada Bapak Presiden bahwa sekumpulan anak bangsa yang saya maksud adalah MALUKU.

Bapak Presiden IR JOKO WIDODO yang saya banggakan, sekali lagi ijinkan saya untuk sedikit mengingatkan apa yang pernah disampaikan atau diucapkan pendiri bangsa ini, Sang PROKLAMATOR, BAPAK IR.SOEKARNO, 64 TAHUN SILAM:

“TERIMA KASIH KEPADA RAKYAT MALUKU ATAS KESETIAANNYA KEPADA CITA CITA NASIONAL,

INDONESIA TANPA MALUKU,INDONESIA BUKANLAH INDONESIA

_17 AGUSTUS 1954_

Sebagai generasi muda MALUKU dalam 90 tahun moment sumpah pemuda 28 oktober 2018, tentunya tidak bisa disangkal proses kemerdekaan saat itu berawal dari peluh dan darah pemuda yang disitu ada pemuda pemudi asal Maluku, maka sebagai pemuda Maluku sangat tidak bisa menerima kondisi kekinian Maluku hari ini, jika MALUKU yang kaya akan SDA namun MALUKU tetap miskin dan menderita. Sehingga bapak sendiri yang telah menetapakn 8 dari 11 kabupaten kota yang ada di Maluku sebagai daerah tertinggal.

Sebagai pemuda Maluku, perlu saya ingatkan lagi,,, Terpilihnya Bapak JOKO WIDODO sebagai Presiden ke-7 negara ini merupakan sebuah anugrah ALLAH SWT, TUHAN YANG MAHA KUASA, serta kepercayaan rakyat INDONESIA yang mana terdapat pula masyarakat MALUKU dan tentunya Bapak Presiden tidak mudah untuk lupa kalau MALUKU selain merupakan salah satu dari delapan daerah pendiri bangsa ini, MALUKU juga merupakan salah satu daerah yang berhasil memenangkan BAPAK JOKO WIDODO sebagai presiden saat Pilpres 2014 silam.

Bapak Presiden yang sangat saya banggakan

Bukan menjadi sebuah rahasia lagi,15-25 tahun kedepan MALUKU dengan segala kekayaan SDA yang dimiliki akan mampu membiayai NKRI ini…namun untuk kesekian kali ijinkan saya mengingatkan Bapak PRESIDEN terkait:

1.PERPRES 131 TAHUN 2015 YANG TELAH DIUNDANGKAN SECARA RESMI TERTANGGAL 9 NOVEMBER 2015,DIMANA DELAPAN KABUPATEN YANG ADA DI MALUKU DITETAPKAN SEBAGAI DAERAH TERTINGGAL (DITINGGALKAN) LIMA TAHUN KEDEPAN.

APAKAH INI ADIL BAGI MALUKU jika tidak disediakan solusi konkrit untuk masalah ini?

2.SELAMA TIGA DEKADE, RAKYAT MALUKU MELALUI PEMERINTAH DAERAH, MEMPERJUANGKAN YANG NAMANYA “TUNJANGAN KEMAHALAN” NAMUN TIDAK PERNAH DIRESPON OLEH NEGARA/PEMERINTAH PUSAT. Termasuk janji menjadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) sejak rejim SBY hingga ditegaskan lagi oleh Bapak Presiden bahkan ditingkatkan menjadi Poros Maritim Indonesia dalam Program Poros Maritim Dunia. Faktanya program yang dinilai gemilang tidak terealisasi.

APAKAH INI SEBUAH KEADILAN BAGI MALUKU?

3.LUAS WILAYAH MALUKU YANG MANA 93% ADALAH LAUTAN dan 7% ADALAH DARATAN serta PERLU DIINGAT JUGA BAHWA 93% WILAYAH LAUTAN MENJADI SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN TERBESAR BAGI NEGARA INI, hanya saja dalam penghitungan DAU dalam APBN 93% ini diabaikan begitu saja,sehingga 7% luas daratan yang dipakai sebagai indikator hitungan.

APAKAH INI YANG DINAMAKAN SEBUAH KEADILAN?

Bapak Presiden IR JOKO WIDODO,untuk kesekian kalinya bapak kunjungi Maluku apakah bapak tahu apa yang ada dalam benak rakyat Maluku disaat bapak kembali ke istana bapak di Jakarta? Ijinkan saya memberitahukannya pada bapak, setelah sekian kali Bapak Presiden mengunjungi Maluku,ada yang selalu membekas di hati rakyat Maluku, tak lebih tak kurang hanyalah sebuah pertanyaan. Apakah Presiden melihat keterpurukan Maluku,akibat dari ketidakadilan yang terjadi selama ini?

Bapak Presiden Joko Widodo yang saya banggakan…

Indonesia boleh merdeka namun rasanya Maluku masih terus di jajah oleh segala bentuk regulasi-regulasi yang sangat tidak memihak pada kepentingan masyarakat MALUKU yang membuat Maluku belum merdeka dari keterpurukan serta kemiskinan.

Untuk itu kali ini, saya bukan representatif pemuda Maluku,namun merupakan bagian dari pemuda Maluku, disaat momen sumpah pemuda tahun ini, saya meminta bangsa ini melalui Bapak PRESIDEN JOKO WIDODO untuk lebih memperhatikan Maluku BERIKAN APA YANG SEHARUSNYA MENJADI MILIK RAKYAT MALUKU.

BERIKANLAH KEADILAN BAGI MALUKU, karena sangatlah tidak wajar dengan segala yang dimiliki MALUKU namun dibiarkan miskin maupun dimiskinkan, dibuat tertinggal ataupun ditinggalkan.

Dalam surat saya kali ini saya ingin menyampaikan bahwa jebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait ijin tangkap adalah salah satu dari sekian regulasi yang tidak berpihak pada rakyat Maluku. Untuk itu saya meminta kembalikan kewenangan terkait pemberian surat ijin penangkapan ikan kepada pemerintah daerah sehingga unsur keadilan itu ada.

Berikut yang ingin saya sampaikan adalah, perhatikanlah pulau – pulau terluar yang ada di Maluku ini. Tahukah bapak saudara – saudara kami di sana hidup dan mati mereka dengan NKRI tapi perut mereka ada di negara lain.

Bapak Presiden yang saya banggakan,,,

Kesenjangan merupakan hasil dari ketidakadilan dan ketidakadilan itu sendiri merupakan akar dari perpecahan yang dapat menimbulkan disintegrasi bangsa.

Untuk itu saya sebagai generasi muda Maluku meminta Bapak Presiden Joko Widodo agar kiranya MALUKU DAPAT DIPERLAKUKAN SECARA ADIL,berikanlah ruang bagi SDM Maluku di republik ini. Jangan SDA kami saja yang negara ambil.

Yang ingin saya titipkan lewat surat saya ini:

“JANGAN PERNAH MEMBIARKAN PELUANG TERULANGNYA SEJARAH MASA LALU DALAM VERSI YANG BERBEDA”i’l histoire se repete

Menjelang tahun politik dan bapak juga merupakan salah satu kompetitor dalam pilpres,hadirkan politik yang beretika,sebab kami tidak pernah rela jika peradaban yang ada sejak leluhur kami, yang mana hidup adik dan kakak, salam sarani yang begitu terjaga harus hancur akibat ambisi politik kekuasaan para elite. Jangan salahkah Maluku, jika demi menjaga keutuhan serta peradaban warisan leluhur kami, jika negara tidak mampu memprotek hal – hal negatif yang bisa menghancurkan, maka kami akan bersikap.

Akhirnya saya ucapkan terima kasih atas setiap kunjungan Bapak Presiden di tanah Maluku,tanah yang kaya raya namun tetap miskin bahkan dimiskinkan. Jangan jadikan Maluku sebagai lumbung janji yang tidak akan pernah Bapak Presiden tepati.

Wassalamu’alaikum.wr.wb Terima kasih, salam sejahtera

Dirgahayu Pemuda!

Ambon, Maluku

27 october 2018

ADHY_FADHLY

Paparisa Perjuangan Maluku PPM_95djakarta

No Responses

Leave a Reply