Sebanyak 1.349 Mahasiswa Unindra Telah Diwisuda Pada Pelaksanaan Wisuda ke-62

 IPTEK

Jakarta- Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) menyelenggarakan kegiatan akademik berupa pelaksanaan Wisuda ke-62 Tahun Akademik genap 2017/2018 pada hari ini tanggal 12 September 2018 bertempat di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur pada pukul 08.30 sampai selesai.

Seperti biasanya upacara Wisuda ini dilaksanakan dengan sidang Terbuka Senat Universitas yang dipimpin langsung Rektor Unindra merangkap Senat Universitas Prof Dr H Sumaryoto. Mahasiswa yang diwisuda sebanyak 1.349 Mahasiswa, terdiri dari 196 Mahasiswa Program Pascasarjana (S2), dan 1153 Mahasiswa Program Sarjana (SI).

Sedangkan orasi ilmiah disampaikan oleh Drs Zulfa Hanum MA MSi, beliau adalah dosen Universitas Indraprasta PGRI dengan judul orasi “Metafora Sebagai Inti Bahasa Dalam Abad XXI”.

Prof Dr H Sumaryoto mengatakan, dalam era reformasi dan globalisasi dewasa ini, Universitas Indraprasta PGRI beserta segenap sivitas akademika dihadapkan pada tantangan mutidemensional yang salah satunya dapat meluluskan Sarjana yang profesional dan kompetitif secara global, kata Rektor Unindra pada saat sambutannya.

Pada sisi lain, lanjut Prof Dr H Sumaryoto, dalam rangka menghadapi globalisasi uang berlangsung, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk segala bidang mutlak perlu mendapatkan prioritas dalam penanganannya. Untuk itu, setiap lulusan sarjana pendidikan harus menghayati benar tugas dan kewajibannya sebagai seorang tenaga pendidik yang profesional dan penuh dedikasi dalam melaksanakan tugas.

Selain itu, guna menunjang kompetensi bagi setiap lulusan, penambahan pengetahuan dan perluasan wawasan senantiasa berlangsung secara terus menerus seperti pepatah yang diciptakan oleh seorang filsuf “dimana saya berada adalah sekolahku, dengan siapa saja saya bicara adalah guruku”, ujarnya.

Prof Dr H Sumaryoto menguraikan, pada semester ini pun Unidran akan meningkatkan kualitas para dosen Unindra berkesempatan menggelar doctors, “setiap semester kita akan mengirimkan sebanyak 45 Dosen untuk menimba ilmu lebih baik dan tinggi lagi agar dapat gelar doctor. Oleh karena itu, mohon do’a restu dari semuanya, khususnya bagi para Pembina Unindra”, urainya.

“carilah Ilmu sampai ke liang lahat. Karena mencari ilmu sebagian dari iman, dan mencari ilmu juga termasuk ibadah”, ungkap Prof Dr H Sumaryoto.

Sementara itu, Kopertis Wilayah III Jakarta Dr M Samsuri SPd MT menambahkan, Mahasiswa itu harus mempunyai Jiwa pelayan yang baik dan jujur. Oleh karena itu, mahasiswa harus mempunyai 3 prinsip yang mewujudkan pelayan yang baik di masyarakat. Tiga (3) prinsip tersebut yaitu, Pertama berpikir dan berperilaku sebagai pelayan. Karena berpikir
Kedua menanamkan dalam hati prinsip rendah hati, orang yang mempunyai prinsip rendah hati itu pelayan yang sejati dan jauh dari kesombongan, dan ketiga, tanamkan pada diri kita integritas tinggi. Paling utama dalam integritas tinggi adalah kejujuran. Karena pelayan yang jujur akan menimbulkan perbuatan yang baik dan berbicara dengan lebih baik lagi, urai Samsuri.

Tiga (3) hal tersebut, harus ade-ade dan saudara-saudara miliki, agar semua terjun di masyarakat dapat memberikan pelayan yang baik bagi seluruh lapisan masyarakat, ujar Samsuri.(Putra).

No Responses

Leave a Reply