PT KKL BELUM SERAHKAN PATUNG JEND SUDIRMAN KE PEMPROV DKI

 Metropolitan

Jakarta, Indonesiaxpost – Siapa saja yang biasa melintas di Jalan MH Thamrin dipastikan melihat patung Jenderal Sudirman yang berdiri kokoh menghadap ke arah Utara. Patung diresmikan Gubernur DKI Sutiyoso pada 16 Agustus 2003 silam.

Kendati telah berdir selama 15 tahun, ternyata patung Jenderal Sudirman belum diserahterimakan oleh Biro Reklame yang membangunnya kepada Pemprov DKI Jakarta.

Sebagaimana dikutip harianumum.com, patung setinggi 12 meter itu, terdiri dari tinggi patung 6,5 meter dan voetstuk atau penyangga 5,5 meter, dibangun PT Kharisma Karya Lestari (KKL) dengan kompensasi dua titik reklame di jembatan flyover Blora, Jakarta Pusat. Tepatnya di titik P.6A dan P.6B.

Pembuatan patung itu berawal dari adanya kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT Patriamega Komunika (PK);untuk membangun patung berbobot 4 ton itu.

Kemudian, karena Patriamega tidak memiliki dana cukup untuk pembuatannya yang mencapai Rp3,5 miliar, Patriamega bekerjasama dengan PT KKL dengan kompensasi dua titik reklame di flyover Blora yang diberikan Pemprov DKI kepadanya diberikan kepada KKL. Patung pun dibuat dan diresmikan Gubernur Sutiyoso pada 16 Agustus 2003.

“Tapi sampai sekarang patung itu belum diserahkan ke Pemprov DKI, masih milik KKL,” ujar sumber yang tak mau disebut namanya.

Kabid P5 Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), Reza, saat dihubungi harianumum.com, Rabu (4/12/2018), mengatakan, akan mengecek kebenaran informasi ini.

“Soalnya patung itu kan diresmikan tahun 2003. Saat itu saya masih kuliah. Tapi akan saya cek dulu apa benar belum diserahkan,” katanya.?

Hingga kini belum diketahui apa penyebab patung itu belum diserahkan PT KKL kepada Pemprov DKI, karena owner PT KKL, Muljadi Suriawan, sedang berobat di Singapura. *man

No Responses

Leave a Reply