PT KAI Dan Anak Perusahaannya Berkomitmen Pada Lingkungan

 Ekonomi

 JAKARTA – PT Reska Multi Usaha (RMU), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia menyambut tahun baru 2019 dengan menghadirkan inovasi baru berupa kemasan makanan ramah lingkungan dan juga menu makanan terbaru di area Stasiun Bandung, Jumat (25/1). Program yang bertajuk Reska Ramah Lingkungan ini adalah wujud RMU untuk meningkatkan pelayanan dan pengembangan bisnis.

Plt. Direktur Utama PT RMU, Muhammad Sahli menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen bersama PT KAI untuk mendukung pelestarian lingkungan dengan konsep go green. “Dalam 1 tahun, kami memproduksi 2,3 juta porsi makanan. Kalau menggunakan kemasan berbahan dasar plastik. Dapat dibayangkan sampah plastik ini baru terurai dalam waktu minimal 500 tahun,” kata Sahli di Stasiun Bandung, Jumat (25/1), seperti dilansir Galamedianews.

Oleh sebab itu PT RMU ingin mengganti kemasan yang awalnya berbahan plastik menjadi kemasan berbahan dasar kertas atau disebut green pack. “Ini merupakan langkah konkret kami untuk mendukung kelestarian lingkungan,” sambung Sahli.

Selain meluncurkan Green Pack, PT RMU juga menghadirkan program baru bertajuk Exploring Indonesia Kuliner on Train. Terdapat beragam menu khas Nusantara yang dihadirkan, antara lain Bebek Mayor, Nasi Goreng Rawon, Empal Gentong Mang Aye, Nasi Rawon Cak Bari, dan aneka swiwi (sayap ayam) dengan varian rasa Crispy BBQ Sauce, Crispy Cheese Sauce dan Crispy BBQ.

“Produk menu makanan terbaru kami hadir untuk menemani perjalanan para pelanggan kereta api, sehingga para pelanggan bisa memilih aneka ragam makanan yang kami sajikan. Kami akan terus mendengar semua masukan-masukan dari para pelanggan untuk perkembangan bisnis Restaurant On Train PT RMU dan pelayanan penumpang KA tentunya,” kata Plt Direktur Consumer Business PT RMU Surjanto Hartanto.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro pun mengapresiasi inovasi program dan produk terbaru dari PT RMU. Menurutnya dengan penggunaan kemasan yang ramah lingkungan bisa membantu mewujudkan pelestarian lingkungan. “Karena saat ini penggunaan plastik sudah di tingkat yang mengkhawatirkan. Packing yang baru ini mengubah sistem yang ada di penjualan-penjualan makanan di Reska,” tandas Edi

No Responses

Leave a Reply