Guru Muhammadiyah Harus Mawas Diri

 Pendidikan

Bogor – Muhammadiyah harus mawas diri, demikian dikatakan sekretaris majelis dikdasmen wilayah DKI Jakarta jumat (30/3) di vila lazaro cisarua bogor jawa barat.

Dikatakannya lagi bahwa kejadian yang kerap kali terjadi adalah pada guru ismuba.

Selain itu perlu juga diperhatikan masalah gizi terhadap peserta anak didik, kata Gufron Amirullah. Untuk itu, kebersamaan antar sesama. Bukan itu saja paling tidak harus saling bekerjasama, jelasnya.

Dikatakannya lagi bahwa kepala sekolah jangan pelit, kita harus banyak berbagi, dengan saling berbagi maka semua kerjaan akan terasa ringan.

Pemanfaatan lahan merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Dengan adanya pemanfaatan lahan itu akan memberikan masukan materi yang sangat berharga terutama sebagai usaha ekonomi ganda, ujarnya.

Kesesuaian antara perilaku dan teori dalam pembentukan karakter terhadap anak didik memang perlu. Untuk itu dalam belajar perlu dengan hati, maka perlu adanya kesesuain. Kalau tidak maka hasil yang didapat adalah perubahan perilaku,pungkasnya ( leg )

Gak Pake #Mahal

No Responses

Leave a Reply