Pahat Siap Membersihkan Anak Muda Indonesia dari Bahaya Narkoba

 Ekonomi


Jakarta- Ketua Koordinator Pahat Jakarta Timur Stephen Tambayong menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memberantas Narkoba di Indonesia, jelasnya pada saat deklarasi Pahat di Thamrin residence Jakarta, Sabtu (23/11).

Sebagai wujud kepedulian bersama dan dengan semangat menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). Dewan Pengurus Pusat institusi Penerima Wajib Lapor Badan Koordinasi Nasional Garda Mencegah dan Mengobati (DPP Bakornas GMDM) bersama Persekutuan Anak Hamba Tuhan (Pahat), menyelanggarakan Seminar Bahaya Penyalahgunaan Narkotika dan Deklarasi Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) kepada masyarakat serta kepada kalangan anak-anak muda di lingkungan Pahat.

Hal lnl ditujukan untuk memberikan informasi yang jelas mengenai situasi dan fakta tentang narkoba, peredarannya, dampak buruk yang ditimbulkannya, aspek hukum serta perihal rehabilitasi korban penyalahguna narkoba itu sendiri (pecandu narkoba), ujar Stephen​ selaku staf IPWL GMDM.

“Kita sebagai pemuda yang tergolong di Pahat sangat peduli terhadap situasi keadaan anak muda di Indonesia. Dalam kegiatan ini kita memberikan penyuluhan serta sosialiasi terkait bahaya Narkoba. Selain itu juga, kita juga sangat peduli dengan anak-anak jalanan.” Ujarnya.

Ia juga berharap, hancurnya Indonesia berarti hancur juga Pahat. Dan hancur Pahat maka hancur pula generasi anak muda di Indonesia, tegas Stephen.

Sementara itu, Ketua Biro Pahat Nasional Hans Mathijs Tjahjadi menambahkan, Pahat sangat terpanggil dengan adanya masyarakat yang resah terhadap penyalahgunaan Narkoba. “Keadaan itulah yang membuat kami bangkit untuk mensosialisasikan serta penyuluhan bahanya dampak dari Narkoba,” pungkasnya.

Oleh karena itu, pemerintah harus memberikan respon yang baik terhadap kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Pahat. Tanpa adanya dukungan dari pemerintah pusat, maka kegiatan Pahat di Indonesia tidak akan pernah mendapatkan hasil yang maksimal. “Kami ingin secara perlahan Indonesia bebas bahkan bersih dari ancaman Narkoba dan sejenisnya,” ucap Hans.

“Ini adalah awal kegiatan kami di Pahat, mudah-mudahan dengan adanya kegiatan perdana kami ini banyak hasil positif dan diminati oleh masyarakat Indonesia, khususnya para peserta yang saat ini hadir. Kedepannya, kami akan membuat kegiatan secara meluas terhadap masyarakat Indonesia secara riil dan nyata, bukan saja melalui sosial media akan tetapi kami akan memberikan penyuluhan dan sosialisasi secara nyata dan riil, seperti kegiatan seperti ini. Dan kegaiatah Pahat juga selanjutnya bukan saja di Jakarta melainkan Luar Jawa, Banten, Sumatera, dan lain-lannya,” jelas Hans.

Lanjut Hans, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian kami sebagai anak bangsa atas meningkatnya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaannya ditengah masyarakat khususnya dikalangan generasi muda penerus bangsa diseluruh Indonesia, khususnya di kalangan anak Muda.

Kegiatan ini dilaksanakanmendukung Masyarakat (Elemen Masyarakat) terhadap pemerintah khususnya instansi terkait seperti POLRI, BNN serta Kejaksaan untuk jangan ragu dan takut dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum terkait kejahatan narkoba (penyalahgunaan, peredaran gelap narkoba, pabrik/produksi rumahan narkoba, penyelundupan, temasuk tindak tegas oknum-oknum dari instansi terkait atau yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung didalamnya) diseluruh wilayah NKRl, ujarnya.

Membangun kewaspadaan masyarakat untuk tidak lengah terhadap kejahatan narkoba khususnya dilingkungan masing-masing, siap perang terhadap kejahatan narkoba, serta jangan mudah dipecah belah sehingga kekuatan kita juga terpecah dan mudah dikalahkan. Dengan mempertahankan situasi yang Damai dan Bersatu akan menjadi benteng yang kuat bagi masyarakat untuk menangkal segala bentuk kejahatan narkoba.

Mendeklarasikan masyarakat yang mendukung Indonesia Bersih dari Narkoba (INDONESIA BERSlNAR )

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pesan positif kepada masyarakat bahwasannya pemerintah serius menangani permasalahan tersebut serta diharapkan peran serta masyarakat untuk dapat bergerak bersama dalam kepedulian dan turut memiliki rasa tanggung jawab atas upaya pencegahan dan penanggulangan hal tersebut diatas, pungkas Hans.

Adapun giat acara ini dihadiri oleh pembicara seperti, Irjen Pol Drs Arman Depari (Deputi Pemberantasan BNN), Jefri Tambayong SH MTh (Ketua Umum GMDM dan Fokan), Dr Victor Pudjiadi SPB FICS DFM (Staf Ahli BNN “ Peraih 16 rekor (Museum Rekor Indonesia), dan 39 Rekor ORI (Orisinal Rekor Indonesia), AKBP Maria Sorlury SH MH (Direktur Pemberantasan BNNP DKI Jakarta), Richart Stevanus Nayoan (Yayasan Pionir), Yerry Pattinasarani (Ketua umum Yayasan Ronny Patinasarany), Marshal Blessing, serta kalangan artis Joanna, Raditya.(Putra).

No Responses

Leave a Reply