Pagelaran Seni dan Budaya Balaikota Perdana Menampilkan Astrabi

 Hiburan
[otw_is sidebar=otw-sidebar-6]

Photo bersama Gumilar Ekalaya (kedua dari kiri) dan Anwar Albadawi (kedua dari kanan) usai menyaksikan Pagelaran Seni dan Budaya Balaikota di Halaman kantor Pemda DKI Jakarta, Jum’at Malam (18/10).

Jakarta- Gumilar Ekalaya selaku Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Pariwisata DKI Jakarta mengatakan, Dinas Pariwisata bersama Pemda DKI Jakarta sepakat bahwa Balaikota DKI Jakarta selain pusat kegiatan kantor administrasi DKI Jakarta, juga dijadikan untuk kegiatan berinteraksi warga DKI jakarta, katanya pada saat kegiatan perdana “Pagelaran Seni Budaya Betawi di Balaikota, Jum’at malam (18/10).

Dikatakan Gumilar, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan bahwa Balaikota ini dapat digunakan kegiatan-kegiatan remaja atau komunitas budaya, berhubung warga DKI Jakarta itu berasal dari berbagai daerah. Oleh karena itu, Beliau menginginkan seni dan budaya Indonesia harus dilestarikan sejak ini.

Malam ini adalah malam perdana pagelaran seni dan budaya Betawi ditampilkan. Kali ini Pagelaran ini diisi oleh Asosiasi Tradisi Silat Betawi Indonesia (Astrabi) dibawah pimpinan bang Anwar Albadawi. Semoga dengan adanya Pagelaran seperti ini, dapat membangkitkan para komunitas budaya di Jakarta, untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kebudayaan mereka masing-masing, ujar Gumilar.

Pemda DKI Jakarta bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta memberikan fasilitas tempat yaitu di halaman Balaikota, bagi para komunitas budaya yang inginmengadakan pagelaran seni dan budaya. Oleh karena itu, gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik mungkin. 

“Kami sangat memperhatikan dan peduli terhadap para komunitas seni dan budaya yang berada di Jakarta. Sebab itu, pergunakan fasilitas ini dengan baik. Memang kami baru memberikan kesempatan kepada para komunitas seni dan budaya hanya satu kali dalam sebulan yaitu pada akhir pekan minggu ke-3, atau disesuaikan schedule para komintas yang ingin mengadakan Pagelaran Seni dan Budaya. Terkait dengan anggaran, semua kerjsama dengan komunitas,” urainya.

“Harapan kami semuanya, dengan ada kepedulian kami ini, mudah-mudahan para komunitas dapat meningkatkan seni dan budaya nya masing-masing, sekaligus dapat mewarnai keindahan Kota DKI Jakarta tercinta ini. Marilah kita bersatu dan dalam berbagai ragam seni dan budaya Indonesia,” tutur Gumilar Ekalaya.

Para anggota Astrabi photo bersama usai tampil di Pagelaran Seni dan Budaya Betawi Balaikota.

Ketua Umum Astrabi Anwar Albadawi menambahkan, dengan adanya perhatian dan kepedulian Pemda DKI Jakarta bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta yang telah memfasilitasi tempat Pagelaran seni dan budaya pagi para komunitas seni da budaya. Mudah-mudahan dengan adanya program seperti ini dapat memotivasinya.

Khusus malam ini pertunjukan Pagelaran Seni dan Budaya Balaikota menampilkan Astrabi sebagai pembuka pagelaran seni dan budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Pagelaran perdana ini suatu kehormatan bagi Astrabi, ujar Anwar yang aktif dan salah satu pengurus Bamus Betawi.

Lanjut Anwar menjelaskan, Astrabi ini sudah aktif lama sebagai pengembang dan pelestarian di dunia persilatan Betawi. “Kami sudah mempunyai 13 Wilayah di DKI Jakarta, dan tersebar juga di Lampung serta Malang di Jawa  Timur. Alhamdulillah, meningkatnya pelestarian silat Betawi berkat kegigihan para anggota yang cinta terhadap Seni dan Budaya Indonesia,” pungkasnya.

“Insya Allah, saya selaku Ketua Umum Astrabi akan terus mengembangka dan melebarkan Astrabi ini ke seluruh Indonesia, dengan tujuan agar seni dan budaya Betawi semakin terkenal di pelosok Nusantara,” pungkasnya.

Apalagi saat ini Seni dan Budaya akan memasuki Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta sebagai salah satu kewajiban dalam melestarikan Kesenian serta Kebudayaan di Indonesia. Selain itu juga, Seni dan Budaya ini dapat memberikan warna warni bagi keindahan Kota DKI Jakarta. 

Mudah-mudahan dengan adanya Pergub ini, seni silat dapat memasuki sekolah-sekolah sebagai kurikulum tambahan sekolahan. Selain tampil dengan silat juga dapat menjaga para muridnya dari bahaya. Sekarang kan sedang ramai-ramainya para penjahat merajalela di Jakarta seperti penjambretan, penculikan, perampokan, dan lain-lain. Nah, untuk melawan itu semua tidak ada salahnya para murid dibekali bela diri khususnya silat Betawi, jelas Anwar.(Putra).

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Related Post

    No internet connection No internet connection

No Responses

Leave a Reply