Muhammadiyah DKI Jakarta Menyatakan Sikap

 Metropolitan

JAKARTA – Organisasi terbesar di Indonesia, Muhammadiyah terkait hiruk pikuknya politik usai pilpres dan pileg yang digelar secara serentak pada 17 April 2019 lalu menyisakan berbagai permasalahan bangsa.

Untuk itu Muhammadiyah DKI Jakarta merasa terpanggil guna ikut sumbang saran kepada bangsa dalam rangka mendamaikan situasi politik yang terjadi pasca pemilu akhir-akhir ini.

Melalui pernyatakan sikap tersebut diharapkan seluruh elemen bangsa dapat menahan diri. Sesuai amanah yang disampaikan ketua umum PP Muhammadiyah saat pengkajian ramadhan di Universitas Muhammadiyah Malang. Maka PWM DKI jakarta menyatakan sikap.

Pernyataan sikap yang ditanda tangani ketua HM Sunan Miskan dan sekretaris Nuswantoro menilai bahwa situasi politik pasca pemilu harus bisa disikapi dengan kepala dingin, untuk itu Sunan Miskan berpesan jaga ruh Muhammadiyah, dan jangan mengotori kesucian bulan ramadhan.

Aksi yang akan digelar pada 22 Mei 2019 itu menurutnya sebagai rasa kepedulian masyarakat terhadap ketidak adilan, maka Muhammadiyah tidak melarangnya, silakan aksi, tapi tetap pada koridor yang benar. ( leg )

No Responses

Leave a Reply