LPJ: Pemilihan Dekot harus Transparan dan Netral

 Metropolitan

Jakarta, Indonesiaxpost – Seluruh wilayah di Pemprov DKI Jakarta tengah melaksanakan pemilihan Dewan Kota (Dekot). Pelaksaan program tersebut difasilitasi Biro Tata Pemerintahan Pemprov DKI. Biro Tapem melaksanakan pemilihan atau penyeleksian para calon anggota Dekot sesuai Surat Edaran (SE) Sekda Nomor 48/SE/2018 tentang Pelaksanaan Pemilihan Calon Anggota Dekot/Dekab Periode masa bakti 2018-20 23.
“Saya berharap Tim Sseleksi Dewan Kota bersikap transpran dan netral agar tidak ada yang dirugikan antara pihak Pemkot, unsur masyarakat yang memilih maupun unsur pihak yang mencalonkan. Hal ini dilakukan agar marwah Dekot sebagai penyambung lidah masyarakat dengan pemerintah dapat terwujud dengan baik,” ungkap Ketua Lembaga Pemantau Jakarta (LPJ) A Setiawan, kepada wartawan, Selasa (25/9/2018), di Jakarta.
Lebih lanjut A Setiawan mengatakan, pemilihan harus benar-benar ketelitian dan selektif. Para calon Dewan Kota harus bebas dari lembaga organisasi lain terutama terbebas dari partai politik sehingga mereka yang terpilih dapat lebih intens membantu segala program waliKota dalam melayani masyarakat.
Asep juga mengimbau, dalam seleksi pemilihan Dekot agar timsel dapat menyaring, meneliti, memilih/mengeksekusi para calon Dekot dengan baik. Imbauan tersebut sesuai amanah Perda No.6 tahun 2011 tentan Calon Dekot harus Netral, sehingga pemilihan Dekot periode 2018-2023 tidak terindikasi unsur politik atau golongan, karena mengingat 2019 merupakan pesta demokrasi pemilihan umum.
“Calon Dekot harus yang benar-benar mempunyai kemampuan intelektual yang baik, loyalitas & integritas yang tinggi dalam membantu segala program walikota sesuai tujuannya membantu walikota dalam penyelenggaraan pemerintahan kota administrasi untuk pelaksanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Asep. *man

No Responses

Leave a Reply