Kemal Subadha: Tidak Ada Ancaman dan Minta Sumbangan kepada Syamsiah Rahim Untuk Deklarasi Ormas Piye Kabare

 Politik


Jakarta- Ketua Umum Pusat Organisasi Masyarakat (Ormas) Piye Kabare Kemal Subadha menyatakan, “bahwa pemberitaan yang terkesan mendeskriditkan kepada saya selaku Ketua Umum Ormas Piye Kabare, sebagaimana yang dimuat oleh 2 media yaitu reportaseaceh.com dan indojayanews.com itu tidak benar dan termasuk berita fitnah,” katanya pada saat Konferensi pers di restoran Gudeg Kendil Mas di Jalan RS Fatmawati No 76, Pondok Labu Jakarta Selatan, Rabu (29/8).

Untuk menyanggah pemberitaan yang telah beredar tersebut. Kemal Subadha sendiri dalam keterangan persnya merasa tidak pernah berbuat seperti yang dituduhkan dalam pemberitaan itu.

Kemal Subadha melanjutkan, bahwa dirinya tidak pernah mencemarkan nama baik Syamsiah Rahim sebagaimana yang dituduhkan. Tidak pernah memaksa, memeras atau meminta uang kepada Syamsiah Rahim. Namun, Syamsiah Rahim sendirilah yang dalam berbagai kesempatan baik saat tatap muka, acara rapat-rapat, serta melalui Group Whatshap yang menjanjikan akan memberikan donasi sebesar Rp 50 juta yang rencananya akan digunakan untuk dana persiapan deklarasi pelantikan pengurus Ormas Piye Kabare yang telah dilaksanakan pada 24 Agustus 2018 lalu. Karena janji Syamsiah Rahim diketahui oleh seluruh pengurus tapi pada kenyataannya tidak ada donasi itu, jelas Kemal.

“Saya tegaskan tidak pernah mengancam untuk meminta dana sumbangan untuk deklarasi Piye Kabari. Kami juga akan membuat surat Somasi yang ditujukan kepada Syamsiah Rahim”, tegasnya.

Senada dengan Kemal Subadha, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Ormas Piye Kabare Viggy Triregina yang mengetahui kronologis kejadiannya menyatakan, “saya siap menjadi saksi pertama kasus memalukan ini. Saya masih menyimpan bukti percakapan dalam transkip Whatshap (WA) saya dengan Syamsiah Rahim. Ia sendirilah yang menjanjikan akan menyumbang sebesar Rp 50 juta itu,” urainya.

Malah sebaliknya, lanjut Viggy, “ia meminta kepada saya untuk menalangi dahulu keperluan beliau sebesar sekian puluh juta rupiah untuk membiayai loading kapal proyek pengadaannya dari Surabaya ke Papua dengan alasan ia ada di lokasi terpencil saat itu, dan tidak bisa mengirim uang kepada karyawannya. Tapi ia meminta uang tersebut ke rekening atas nama pribadinya. Untung saja, saya bisa menolak permintaannya secara halus. Hati kecil saya bicara, aneh orang ini, janji mau kasih kok malah minta. Alasannya juga tidak masuk diakal,” tutur Viggy.

Mendengar aduan dari panitia-panitia yang diminta uang dan membaca adanya indikasi penipuan Ketum Ormas Piye Kabare Kemal Subadha langsung menegur Syamsiah Rahim dan masih beberapa kali memberikan waktu dan kesempatan kepada Syamsiah Rahim untuk membuktikan kebenaran ucapannya yang telah diberikan media online yaitu reportaseaceh.com dan indojayanews.com.

Karena janji-janji palsu Syamsiah Rahim yang terus mengulur waktu untuk mentransfer uang tersebutlah acara deklarasi ini sampai tertunda hingga 2 kali.

Oleh karena itu, pengurus Ormas Piye Kabare telah sepakat mencoret nama Syamsiah Rahim dari daftar kepengurusan Ormas Piye Kabare, dengan tujuan untuk melindungi data base nomor telepon anggota dan tidak ingin ada korban dari anggota Ormas Piye Kabare lebih banyak lagi, kata Kemal Subadha.

“Saya dan seluruh pengurus Ormas Piye Kabare memberikan waktu 2 X 24 jam kepada Syamsiah Rahim untuk segera meminta maaf kepada Ketua Umum dan seluruh Pengurus Ormas Piye Kabare melalui Lisan langsung dan Media Online serta Media cetak”.

“Bila teguran dan waktu yang telah kami berikan tidak diindahkan oleh Syamsiah Rahim, maka kami akan bawa ke Ranah Hukum. Dan bagi Media yang memberitakan diharap untuk klarifikasi kembali untuk kebenaran beritanya,” tegas Kemal.

Sementara itu, Bendahara Umum Ormas Piye Kabari Neng Dewi Said menambahkan, bahwa berdirinya Ormas Piye Kabari dengan tujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kesejahteraan dan keadilan di Indonesia.

Dengan adanya berita fitnah yang menimpa kepada Ketua Umum serta Ormas Piye Kabare perihal meminta dana untuk deklarasi Ormas Piye Kabari. Tidak ada minta sumbangan bahkan ancaman kepada Syamsiah Rahim, berita yang di tulis oleh indojayanews.com dan reportaseaceh.com itu tidak benar dan tidak valid, ucap Neng Dwi Said.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Kemal Subadha, Wasekjen Viggy Triregina, Bendahara Umum Neng Dewi Said, dan Kuasa Hukum Ormas Piye Kabare R Thomas Avianto SH MH, serta Jajaran Pengurus Ormas Piye Kabare.(Putra).

No Responses

Leave a Reply