Kapal KMP Pratitah IV Karam Di Evakuasi

 Daerah

 

BALI – KMP Pratitha IV yang sedang berlayar dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju pelabuhan Gilimanuk, Bali hanyut dan terseret arus deras. Kapal yang dinahkodai oleh Kamani, asal Jawa Timur kesulitan melakukan olah gerak dan akhirnya kandas di perairan dangkal dekat lampu merah atau dekat Pura Prapat Agung.

Kapal yang berpenumpang 210 orang dewasa dan 7 anak-ana, 1 unit sepeda motor, 5 unit mini bus, 4 unit pik-up, 2 truk sedang, dua bus sedang dan 6 bus besar tersebut tetap tidak bisa lepas dari lokasi kandas.

Lantaran tidak bisa keluar dari tempat kandas, kemudian pada pukul 03.00 Wita, Sat Polair Polres Jembrana bersama Tim Basarnas langsung melakukan evakuasi terhadap penumpang kapal naas tersebut. Evakuasi penumpang kapal menggunakan kapal Polair, perahu Rif dan perahu karet. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke pelabuhan Gilimanuk dalam kondisi selamat.

Baru sekitar pukul 08.30 Wita, kapal naas tersebut bisa keluar dari  air laut di Selat Bali yang mulai pasang. Kapal tersebut kemudian sandar di dermaga MB 1 untuk melakukan bongkar muatan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Syahbandar, kapal tersebut belayar ke pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo, SH dikonfirmasi tadi pagi membenarkan peristiwa tersebut dan pihaknya bersama Tim Basarnas telah melakukan evakuasi terhadap ratusan penumpang ke pelabuhan Gilimanuk dengan menerjunkan puluhan personil dengan menggunakan perahu Rif, kapal Polair dan perahu karet.

“Semua penumpang kapal kami pastikan selamat tidak mengalami cidera sedikitpun karena evakuasi cepat yang kami lakukan,” terangnya, Sabtu (2/2/2019).

Pihaknya juga menghimbau para nahkoda kapal agar selalu berhati-hati dan waspada saat berlayar di selat Bali mengingat cuaca di Selat Bali selalu berubah-rubah. Para nahkoda kapal dihimbau selalu berkoordinasi dengan pihak BMKG untuk mengantisipasi segala seauatunya agar tidak terjadi kecelakaan laut.

No Responses

Leave a Reply