DPP Bakmi Tuntut KPK Segera Selidiki Pejabat Kabupaten Muaro Jambi

 Kriminal


Jakarta- Bahwa hari ini diduga ada jual beli jabatan di Kabupaten Muaro Jambi.

Menurut Kristanto Paulus, “atasnama MT, tim pemenangan Bupati terpilih, AH dan IM kami menduga nama-nama tersebut diduga mengumpulkan fee proyek yang dikerjakan oleh kontraktor, lalu diserahkan ke Bupati terpilih untuk keperluannya,” kata Koordinator Lapangan dalam aksi Barisan Anti KKN Muar Jambi (Bakmi) di depan gedung KPK Pusat Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jum’at, (15/02).

“Ini aksi pertama kami kepada petinggi Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) agar segera mungkin melakukan meriksaan terhadap pejabat khususnya Bupati Terpilih Kabupaten Muaro Jambi. Kami menduga adanya gravitasi dan jual beli jabatan yang dilakukan oleh saudara AH dan TB,” tegas Kristanto.

Dalam aksi tersebut, Meminta KPK RI memanggil dan memeriksa saudara AH dan TB terkait dengan issue dugaan melakukan praktek grativitasi, dan mengusut sumber dana sebesar Rp 23.000.000, sebagai konpensasi pembatalan 7 paket pekerjaan di Dinas PUPR sebesar Rp 740.000.000 yang diduga dijual oleh adik Bupati (TB) melalui saudara AH (data proyek bermasalah terlampir). Serta meminta KPK RI betul-betul menyelidiki semua indikasi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), yang ada di Kabupaten Muaro Jambi agar Kabupaten Muaro Jambi bisa bersih dari dugaan KKN dan memberikan efek jera kepada pejabat yang ada, urainya.

Kristanto Paulus berharap, demi terwujudnya hukum yang adil dan bentuk kongkrit peran masyarakat ikut serta berbicara, mengawasi proses penegakan hukum yang adil dan transparan tanpa mengesampingkan nilai yuridis dan norma-norma yang berlaku di Republik Indonesia (RI).

“mari kita semua jaga Kabupaten Muaro Jambi dari kejahatan-kejahatan yang dapat merugikan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi, kita lawan para pejabat yang berkuasa hanya untuk kepentingan kelompok sendiri, tanpa memberikan kesejahteraan rakyatnya,” jelasnya.(Putra).

No Responses

Leave a Reply