Deklarasi Gerakan Mahasiswa Bhineka Tunggal Ika Bertujuan Untuk Pemersatu Rakyat Indonesia

 Politik

Jakarta- KSP Deputi IV Eko Sulistyo mengatakan, secara garis besar membahas peranan idelogi Negara Bhineka Tunggal Ika sebagai dasar Negara, bahwa gerakan ini harus didukung karena sebagai ujung tombak dalam hal mempersatukan bangsa Indonesia, katanya pada saat diskusi dan deklarasi Gerakan Mahasiswa Bhineka Tunggal Ika di Restoran Handayani Jakarta, Rabu (11/7).

Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan Negara dan ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjadi perekat dan pemersatu bangsa, ujar Eko.

Untuk mensosialisasikan hal yang sangat krusial tersebut Forum Nasional (Fornas) Bhineka Tunggal Ika yang diwakili oleh ketua umumnya Syaiful Rohim bekerja sama dengan beberapa lembaga dan instansi seperti KSP (Kantor Staf Kepresidenan Kepala Deputi IV) yang diwakili oleh Eko Sulistyo serta Alif Iman Nur yang mewakili Aktivis Gerakan Indonesia Kita (GITA) mengadakan dialog kebangsaan sekaligus deklarasi Gerakan Mahasiswa Tunggal Ika.

Sementara itu Dr Syaiful Rohim selaku ketua umum FORNAS mengatakan, bahwa pemuda Indonesia harus terus mengamalkan nilai luhur dari Bhineka Tunggal Ika. Perbedaan itu biasa dan tidak harus disikapi secara berlebihan, katanya.

Indonesia tidak pernah bertentangan dengan Islam, karena nilai Pancasila sejalan dengan nilai-nilai Islam. Ia berharap kedepannya segala bentuk perbedaan, perselisihan yang terkait dengan Bhineka Tunggal Ika tidak pernah terjadi lagi di Indonesia, ungkap Dr Syaiful. (Putra).

No Responses

Leave a Reply