Bursa Saham AS Terpuruk

 Ekonomi

NEW YORK – Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis waktu setempat.

Pelemahan ini dikarenakan investor sedang mencerna data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan, sembari memantau dengan cermat perkembangan pembicaraan perdagangan Tiongkok-AS.

Melansir Xinhua, Jumat, 22 Februari 2019, indeks Dow Jones Industrial Average turun 103,81 poin atau 0,40 persen menjadi 25.850,63.

Sementara itu indeks S&P 500 turun 9,82 poin atau 0,35 persen menjadi 2.774,88. Serta indeks komposit Nasdaq turun 29,36 poin atau 0,39 persen menjadi 7.459,71.

Adapun penjualan rumah di AS turun 1,2 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 4,94 juta unit pada Januari. Ini merupakan level terendah dalam lebih dari tiga tahun, lapor National Association of Realtors.

Selain itu penurunan pada Januari juga terjadi setelah berbulan-bulan kelemahan di pasar perumahan AS.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS mencatat pesanan barang tahan lama untuk Desember naik 1,2 persen menjadi USD254,4 miliar. Departemen itu juga mengatakan pesanan barang modal inti turun 0,7 persen.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu, tetapi rata-rata pergerakan empat minggu naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun, menunjuk ke pasar tenaga kerja yang melambat.

Dalam pekan yang berakhir 16 Februari, angka sebelumnya untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 216 ribu, menurun 23 ribu dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya sebesar 239 ribu, menurut Departemen Tenaga Kerja.

Rata-rata pergerakan selama empat minggu adalah 235.750, naik 4.000 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 231.750. Ini adalah level tertinggi untuk rata-rata ini sejak 20 Januari 2018 ketika mencapai 237.500.

No Responses

Leave a Reply