BPN : Laporkan Jokowi Ke Polisi

 Politik

JAKARTA – Ujaran kebencian yang dilemparkan presiden Joko Widodo terus bergulir bahkan membuat Badan Pemenangan Nasional yang digawangi mantan ketua umum pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tersebut menjadi geram.

Beliau akan melaporkan presiden Joko Widodo terkait Pernyataannya yang
menyebut kubu Prabowo menggunakan jasa konsultan asing dan propaganda ala Rusia dalam kampanye Pilpres 2019. Selain memancing reaksi dari pemerintah Rusia, Jokowi juga terancam dilaporkan ke polisi.

“Sedang dipikirkan apakah efektif atau tidak karena kan sudah puluhan laporan yang sudah disampaikan BPN Prabowo-Sandi dan tidak satu pun yang dituntaskan. Apalagi ini terkait dengan presiden,” ujar Juru Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (3/2).

Dahnil menepis tudingan Jokowi yang menyebut kubu Prabowo-Sandi menggunakan jasa konsultan asing di Pilpres 2019. Dahnil juga menegaskan pasangan Prabowo-Sandi tidak menggunakan propaganda ala Rusia dalam kampanye.

“Bohong dan hoax kalau menyebut Prabowo-Sandi pakai konsultan asing dan kampanye kami bukan ala-ala Rusia, kampanye kami itu ala-ala Bojong Koneng yah. Jadi konsultannya dari Bojong Koneng itu Prabowo sendiri di Hambalang, Bogor,” cetusnya.

Saat menghadiri deklarasi Sedulur Kayu dan Mebel (Sekabel) Jokowi, di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2) lalu, Jokowi sempat menyuarakan kekesalannya karena kerap dituding sebagai antek asing. Di depan para pendukungnya itu, Jokowi menyindir elite politik yang justru memakai jasa konsultan asing.

Jokowi juga menyebut label antek asing dan berbagai hoaks yang dialamatkan kepadanya merupakan serangan-serangan politik dalam model kampanye propaganda ala Rusia, yakni menyebar kebohongan-kebohongan supaya membuat masyarakat menjadi ragu memilihnya.

“Memang teorinya seperti itu. Yang dipakai konsultan asing. Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut. Enggak peduli. Konsultannya konsultan asing. Terus yang antek asing siapa?” cetus Jokowi.

Menurut Dahnil, justru Jokowi yang menyebarkan berita bohong karena menuding kubu Prabowo-Sandi menggunakan konsultan asing. “Hal yang disampaikan Pak Jokowi dari mana itu adalah sumber hoax dan hati-hati Pak Jokowi atas sumber hoax,” ujarnya.

No Responses

Leave a Reply