Bahagia Bertemu Presiden Berkat Kartu Indonesia Pintar

 Umum

JAKARTA – Siswa kelahiran Mojokerto 1999 yang sudah yatim piatu sedari Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak menyangka dapat menerima langsung Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan jas hitam kebanggaan Sekolah Menengah Atas (SMA) As-Syifa Bekasi, Galih Prasetyo pun berkesempatan berjabat tangan dengan kepala negara sekaligus kepala pemerintahan Republik Indonesia. Rasa bahagia terpancar dari raut wajahnya kala berhadapan dengan orang nomor satu di negeri ini.

“Itu bahagia sekali karena akan menjadi kenangan,” kata siswa yang gemar bermain basket itu. Dengan muka masih berbinar-binar, Galih pun menceritakan betapa terkejutnya saat diberi kabar oleh gurunya untuk menerima KIP langung dari Presiden Jokowi. Berbagai persiapan mulai dari tata cara menerima kartu sampai bersalaman pun dia lakukan bersama penerima KIP lainnya sejak satu hari sebelum acara pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2017 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (26/1/2017).

Cita-citanya menjadi eksekutif muda menjadi alasan Galih untuk membeli laptop dari dana KIP yang akan dia peroleh itu. Rencananya, laptop tersebut juga akan dia gunakan untuk keperluan sekolah dan kelak menempuh perkuliahan. Siswa dengan gaya rambut undercut itu pun ternyata memiliki jiwa sosial yang tinggi. “Sisanya akan saya sumbangkan ke anak-anak yang membutuhkan,” ujar siswa kelas XI itu.

Raut wajah penuh harapan saat bersalaman dengan Presiden Jokowi, dalam hatinya Galih ingin beliau memberikan beasiswa sampai dia lulus di jenjang perguruan tinggi. Begitu pun yang dirasakan oleh Siti Syarifah rekan satu sekolah Galih yang juga menerima KIP langsung dari Presiden Jokowi. “Sekolah juga kalau bisa gratis aja, jangan sampai bayar,” ucap siswi yang bercita-cita menjadi guru itu.

Dalam acara RNPK 2017 ini, KIP dibagikan kepada 2.709 siswa yatim piatu yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Presiden Jokowi mengungkapkan, tahun ini KIP akan dibagikan kepada sekitar 19 juta anak di seluruh Indonesia. Total tersebut meningkat sekitar 2,6 juta dari tahun sebelumnya sebesar 16,4 juta. “Khusus anak yatim akan dibagikan sekitar 760 ribu anak di seluruh Indonesia baik yang berada di SD (Sekolah Dasar), SMP, dan SMA,” tutur Presiden Jokowi.

Bagi anak dengan jenjang SD/Sederajat akan mendapatkan dana KIP sebesar 450.000 rupiah, sedangkan anak jenjang SMP/Sederajat mendapatkan 750.000 rupiah dan jenjang SMA/Sederajat sebesar 1.000.000 rupiah. “Ini harus dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan sekolah, bisa untuk beli sepatu, bisa untuk beli buku, bisa untuk beli seragam, bayar sekolah boleh,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (Agi Bahari)

No Responses

Leave a Reply